Whoever me, Whatever me, and Whenever me. I'm the only one and just one of "me".

Kamis, 24 Februari 2011

Cita-cita Itu ... Apa ?

22.51 Posted by Tiara Putri , , 9 comments
gw selalu tersenyum kalau ingat percakapan gw sama mama tentang cita-cita dan ingin jadi apa gw. karena cita-cita itu hanya bertahan paling lama seminggu. selalu kejadian yang sama terulang untuk setiap cita-cita baru yang gw ungkapkan, selalu dengan antusias membuka pintu rumah saat pulang sekolah dan mencari mama,

Gw    : Ma, ma dengerin deh,
Mama: hmm
Gw    : ma ... denger dulu, liat muka aku mah, aku udah tau mau jadi apa sekarang
Mama: hmm
Gw    : aku mau jadi ahli perminyakan aja mah, biar kerjanya kayak ayah gitu, keren kan mah.
Mama: kemarin pengen jadi ahli ekonomi
Gw    : bener deh mah sekarang aku pokoknya mau jadi ahli perminyakan aja, beneran, liatin aja
Mama: iya diliatin, belajar aja yang bener, jangan gonta-ganti mulu, tiap minggu ganti
Gw    : *semangat 45*

dan minggu depannya gw datang lagi ke mama dengan cita-cita yang berbeda. gw pernah bercita-cita jadi ahli ekonomi, teknisi komputer, ahli geologi, dokter hewan, dokter spesialis jantung, dokter spesialis anak, diplomat, pilot, pramugari, ahli linguistik, guru SLB, psikolog, agen rahasia, presiden, menkopora, petani, dan lain-lain tergantung buku apa yang sedang gw baca, siapa tokoh yang sedang gw kagumi dan film apa yang baru gw tonton saat itu. tapi meskipun gw gtw apa percisnya yang gw inginkan, gw bahagia dan merasa hidup.
sampai detik ini gw masih bimbang, apa sebenernya yang gw mau ? apakah gw harus mengejar cita-cita gw dan meninggalkan apa yang telah dimulai ? atau menyelesaikan apa yang telah dimulai karena secara garis besar masih dalam jalan keinginan gw ?. gw berharap bisa merasakan kebahagiaan dan rasa hidup yang dulu selalu gw rasakan, sang passion kini sedang kabur, dia ngambek sama gw karena gw gg bertanggung jawab merawat sang mimpi. duh, fighting-lah, mana si pemimpi besar yang dulu, ayo bercita-cita, karena Allah tak mengambil pajak untuk setiap mimpi dan cita-cita gw.
xxxChuu original by ra~ccon.

Percy Jackson & The Last Olympian

15.22 Posted by Tiara Putri 2 comments
Finally ... Percy "Perseus" Jackson reached the end ... huhuhu so sad ... ini sebuah serial yang well yah excellent dan sedih sekali tak ada kelanjutan cerita dari My Nico di Angelo. sebenernya gw beli buku ini udah cukup lama, yah tahun lalu lah dan langsung gw resensi-in, cuma sayangnya membusuk dalam bentuk draft, hingga akhirnya hidayah datang padaku untuk membaca ulang novelnya dan melanjutkan postingan ini.
diawali dengan mendaratnya Blackjack dan Charlie Beckendorf diatas kap Prius milik Paul Blofis -ayah tiri Percy-, saat Percy dan Rachel sedang berduaan. di buku terakhir ini, Percy harus menghadapi ulang tahun ke-16nya yang hanya tinggal 5 hari lagi sambil terus berusaha melawan Kronos dan menghadapi terealisasinya Ramalan Besar yang pada akhirnya diungkapkan secara utuh, dibacakan oleh Percy dengan sedikit koreksi dari Annabeth dihadapan Dewan Perang *funny moment LOL*.
disisi lain Percy juga harus menghadapi ancaman mata-mata di perkemahan. selain itu Clarisse menolak untuk ikut terjun ke pertempuran karena sebuah pertengkaran memperebutkan kereta perang jarahan dengan kabin Apollo yang menyebabkan kabin Ares menyatakan ketidak-ikutsertaan dalam perang. *baca dengan dramatis* dan perang pun pecah.
yah ... begitulah ceritanya, penasaran ?? beli dan baca sendiri ^^.
Menurut Gw : buku pamungkas ini lumayan keren, kenapa gw bilang lumayan, karena yah well meskipun dengan pace yang cepat tapi gw gg ngerasain adanya lonjakan di jantung gw pas bacanya, well, meskipun saat baca untuk kedua kalinya, otak gw baru menemukan sarkatisme ala Percy and I'm lovin it ^^ . yang lebih bikin gw seneng adalah Nico di Angelo punya peran cukup penting disini, meskipun secara mengejutkan ditengah cerita, Nico sedikit *agak loh agak* mengkhianati Percy dengan menyerahkannya pada ayahnya, Hades, tapi disitu juga diliatin sisi kuatnya Nico, hhohho My Nico gituloh.
nah Perang yang pada akhirnya pecah juga lumayan seru, kehadiran si mata-mata menambah ketegangan antara para pekemah, disini Pak Riordan cukup pandai menyembunyikan siapa si mata-mata sebenarnya dan membuka kedoknya dengan cukup epik. gw lupa apalagi yang bisa gw ungkapkan, well, menurut gw secara keseluruhan, kelemahan dan kelebihan buku ini cukup seimbang, at all, this series very recommended a Must Read.
xxxChuu original by ra~ccon.

PS : wish another Mr. Riordan book will soon publish in here, aarrgh I can't wait for The Kane Chronicles and The Heroes of Olympus.
Today's Quote : "Karena harapan bertahan paling baik di depan perapian. .... Jagalah untukku dan aku takkan tergoda untuk menyerah lagi". Percy Jackson.

Rabu, 23 Februari 2011

Another Strange Posting By Strange Author

22.33 Posted by Tiara Putri , 2 comments
Yuhuuu ... beberapa hari ini rutinitas setiap pagi gw adalah nganterin adek ke sekolah, jadi setelah cukup lama, gw bisa melihat lagi rutinitas pagi di my hometown.
setiap pagi, jalan raya serasa ditumpahi anak sekolahan sama motor, well, ini kota kecil, gimana ibukota kan. nah, entah sejak kapan, hmmm mungkin pas gw masih 2 SMA, setiap pagi para polisi sudah bersiaga di depan setiap gang dan sekolah, bantu nyebrangin anak-anak, bantu sebrangin kendaraan, pokoknya kalau gw keluar pagi-pagi ngeliat adegan ini, serasa bangga gimana gitu. kalau gg salah, semenjak pergantian kapolsek, para polisi bersiaga setiap pagi sampai sekitar jam 07:00-an pas jam masuk sekolah.
disini gw melihat para polisi dengan sudut pandang yang berbeda, secara tidak langsung, mereka membentuk citra positif bagi lembaga mereka, well sesuatu yang baik bagi gw, karena citra positif tidak hanya dapat dibentuk dengan menangkap para teroris saja, tapi ini-lah dekat dan melayani masyarakat, menjadi nilai tambah besar.
sebenarnya para polisi itu baik, well, kita gg bisa memungkiri dengan adanya oknum-oknum yang Celana Merlin banget, karena begitulah kehidupan manusia, baik dan buruk tak mungkin dipisahkan, karena mereka terjalin seperti benang DNA *ecieee*. hampir di semua aspek kehidupan, di semua kelembagaan pasti ada aja oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, yang memberikan pencitraan negatif baik pada diri sendiri, lembaga bahkan pada negara dan biasanya hal-hal negatif tersebut dekat kaitannya dengan uang dan kekuasaan.
nah disinilah juga jadi bukti, kalau terkadang kebiasaan melihat sebuah permasalahan dari satu sudut pandang amat melekat, banyak orang bilang uang pangkal dari segala kejahatan, tapi nyatanya sampai hari ini banyak orang bekerja demi uang untuk penghidupan. banyak orang bilang politik itu busuk, bahkan dalam pelajaran sendiri dikatakan bahwa politik emang corrupt, padahal menurut Aristoteles *ato siapalah antara doi, Plato dan Socrates* politik adalah ajaran moral.
nah kan kebiasaan gw ngalor-ngidul kemana-mana, jadi intinya disini adalah bagaimana cara kita memandang sesuatu, contohnya kembali ke awal -nah bakal panjang lagi nih- citra negatif polisi sudah begitu melekat di masyarakat, padahal masih banyak para polisi yang betul-betul ingin menegakan keadilan, coba tanya para anak kecil yang bercita-cita ingin menjadi polisi, pasti mereka bilang mereka ingin jadi polisi karena banyak alasan mulia, bagi gw dari apa yang gw rasakan, mimpi dan keinginan masa kecil kurang lebih terbawa dan membentuk diri kita, hanya masalah lingkungan dan setan mana yang membisiki kita, entah si Setan Kredit atau Setan Kedudukan.
well, gw cuma pengen ngungkapin hal yang terlintas di otak gw, seperti di semua cerita komik dan novel, gw menunggu, kejahatan pada akhirnya selalu kalah pada kebaikan, meskipun banyak harga yang harus dibayar.
Like Bartimeus's said, "Kebebasan hanyalah ilusi. Selalu ada harga yang harus dibayar".
xxxChuu original by ra~ccon.

PS : hmm ... endingnya aneh, well, whatever, sang author-nya sudah aneh terlebih dahulu *grin*

Jumat, 18 Februari 2011

Here, There Be Dragon

11.28 Posted by Tiara Putri 7 comments
Yuhuuu ... baru selese baca Here, There Be Dragon-nya James A. Owen. gw baca ini buku dengap kecepatan lambretto seperti baca buku politik-nya Profesor Miriam Budiardjo hhohho.
well, cerita dimulai dengan dibunuhnya Profesor Stellan Sigurdsson -ini Profesor kayaknya orang Islandia, dari namanya berarti Stellan anak laki-laki dari Sigurd, well jadi inget A Journey to the Center of the Earth-nya Jules Verne- yang mengakibatkan berkumpulnya John, Charles dan Jack, 3 orang dari Oxford yang karena hujan yang lebat saat hendak pulang akhirnya memutuskan berteduh di Baker Street 221B -welcome to the flat of  Sir Sherlock Holmes- yang mempertemukan mereka dengan Bart, seseorang yang mengaku kenalan Profesor Sigurdsson dan memperkenalkan mereka pada Imaginarium Geographica alias Geografi Imajiner yang merupakan sebuah peta di dunia mitos.
perkenalan ini membawa mereka kabur dari kejaran Wendigo -see here- dan kabur ke pelabuhan yang disana telah menunggu, Aven, anak perempuannya Bert dan Indigo Dragon, sebuah kapal dengan para faun sebagai kelasinya -well, bener gg ya ungkapannya-. dari sini dimulailah petualangan mereka mengarungi Kepulauan Mimpi dan mecoba mengalahkan Raja Musim Dingin. disini 3 pemeran utama dibantu oleh banyak karakter-karakter dari kepulauan mimpi, kayak Ksatria Hijau dari Avalon, Bug, Tummeler, Samaranth, Ordo Maas, Kartografer, Nemo, dkk.

My Comment : well, agak nyesel juga sih beli ni buku, ceritanya gg begitu menarik dan plot-nya lemah. gw kira tema peta mitos bakal munculin kawan-kawan dari dunia mitos yang saling bersilangan, well, jujur gw expect something about myth like bertabrakannya mitos dengan dunia nyata seperti di Seri Flamel atau cuma satu mitologi seperti mitologi Yunani di Seri Percy Jackson.
kesan yang muncul pas baca bab-bab awal tuh kesan normal yang justru aneh, di banyak buku yang gw baca, pemeran utam yang tiba-tiba disosori fakta bahwa ada dunia mitos yang bersinggungan dengan dunia nyata, reaksinya pasti kaget, gg percaya dan nganggep itu semua mimpi, tapi disini Jack, John dan Charles kayaknya udah biasa banget liat pohon bicara dsb, well, bagi gw ini aneh. selain itu, yang dimaksud kepulauan mimpi disini gg jelas banget, subbab judulnya kan Imaginarium Geographica, tapi serasa bertualang ke negeri antah berantah, dimana kepulauan mimpinya, dan kalaupun ada beberapa mitos yang bersinggungan, diceritakan dengan sangat menggantung.
Deksripsi naga-nya juga kurang banget, ketegangannya kurang dibangun dan gg ada surprise yang menanti.
yah ... berita bagusnya adegan pertempurannya lumayan lah dan ending-nya juga hmm lumayan surprising dan bikin gw musti tanya om wiki. *spoiler alert* ternyata nama asli dari 3 pemeran utama merupakan nama pengarang terkenal di dunia nyata, yang memberikan kesan bahwa apa yang mereka ciptakan berdasarkan pengalaman mereka di kepulauan mimpi, gw gg bakal cerita lebih lanjut, soalnya menurut gw dibagian terakhir ini yang cukup surprising *grin*. nah setelah membaca sampai akhir, jadi agak ragu untuk beli lanjutannya.
at all, menurut gw, buku ini gw baca saat gw kehabisan bahan bacaan dan belum ada buku baru yang gw pengen atau emang blum ada uang untuk belinya *hiks ... hiks ... hiks*.
xxxChuu original by ra~ccon.

Selasa, 15 Februari 2011

The Most Dangerous Place on the Earth is Bookstore

21.30 Posted by Tiara Putri , , 14 comments
gw belum bilang kan kalau deket kost-an gw ada Toga Mas ?, well, gw emang belum bilang, soalnya emang baru ada. keberadaannya ngasih 2 dampak buat gw. dampak positifnya, kalau bete gw tinggal ibaratnya ngelangkah dan buku-buku disekeliling gw, ditambah lumayan dapat discount hhohho.
dampak negatifnya, uang bulanan gw dengan sangat cepat berkurang, aduh aduh niatnya beli apa eh udah dikelilingi buku -mengutip perkataan  si Ajo- gw kayak orang kelaparan = =a .
nah beberapa hari yang lalu, gw memutuskan untuk berkunjung, selain karena tergiur dengan iklan Grand Opening dan semua buku diskon 30 %, ada buku yang udah lama gw incar, cuma belum sempet gw cari.
Pulang dari kampus habis liat nilai, pergilah gw ngajak Siska. dan karena gw orangnya efektif dan efisien, langsung menuju section yang gw incer -well, sebelumnya sempet ngiler liat Hardcover Complete Series Harry Potter dan beberapa novel baru- dan disanalah terpampang dengan anggun, Here, There Be Dragon, wahahai seneng dah bukan main, udah dipegang tuh buku, entah kenapa mata gw tiba-tiba fokus ke satu buku warna biru, gw tarik dan Celana Merlin itu Ice Shock-nya The Invisible City, sekuel kedua dari seri The Joshua Files, duh mulai bingung deh, tapi yah gw putuskan beli dua-duanya, tapi Rambut Kutuan, uang didompet cuma cukup buat beli 1 buku aja, akhirnya gw tanya ke kasir bisa bayar pake ATM gg *belagak banget kan gw*, ternyata gg bisa, yasudlah musti ambil uang dulu.
kini 2 buku tersebut udah jadi keluarga gw, baby-baby cantik gw dan udah selese gw baca, nanti gw resensi-in yah.
xxxChuu original by ra~ccon

PS : musti mengurangi ngemil nih yohohohoho .

Minggu, 13 Februari 2011

Even Just a Tiny One, It's Still Called Mistake

21.46 Posted by Tiara Putri , , 8 comments
hari ini gw dan si bluebee *actually I prefer bumblebee but mine isn't yellow* a.k.a teman seperjuangan si mio kena Razia, wahahahaha ... that was my first experience. parahnya lagi gw ditilang saat jauh dari rumah, di deket Prambanan, Klaten pas mau pulang ke Semarang. jauh kan, perjalanan ke Yogya merupakan sebuah cerita lain.
kenapa gw kena razia ? soalnya dengan bodohnya gw pergi ke Yogyakarta dengan lupa kalau STNK gw masih diproses di Purwakarta.
haduhh ... kucel bin item
tapi anehnya gw ngerasa rilekss banget, padahal sebelumnya hati dag-dig-dug mau copot, but after gw liat yah remaja tanggung *apaan ya maknanya ?* yang buka dompetnya sambil tangannya gemeter gg karuan, gw feels so santaai. sidang ? why not ? gw jabanin, gw udah pesen ke Ayu buat jadi fotografer pas sidang nanti, hhehhe, yah klo emang salah, be gentlewoman, hadapi dengan niat untuk memperbaiki kesalahan itu.
awalnya motor gw bakal ditahan, tapi dengan sedikit diplomasi, lobby dan tangisan-yang-suka-gg-liat-situasi-dan-kondisi, gw boleh bebas bersyarat *wahahaha serasa kriminal*.
 well, hari ini gw mengamalkan pembelajaran dari Dale Carnagie tentang cara berhadapan dengan orang lain juga mengamalkan pelajaran kuliah gw, dan sedikit  naluri wanita *apaan nih hhahha*. Pak Polisi saya pasti menepati janji saya karena kepercayaan terhadap integritas saya dipertaruhkan B) .
xxxChuu original by ra~ccon.

PS : thanks berat buat Ayu *co-pilot wahahaha*, Syifa & Ibank *para penunjuk arah* yang udah mau nungguin 2 jam dan bantu gw. btw ... gw bingung ama judulnya, bener gg ya ? yohohohohho *brook mode on*

Kamis, 10 Februari 2011

Down the Roads While Looking Back at My Heart

15.54 Posted by Tiara Putri , 14 comments
Detik ini gw nulis dalam keadan dibonceng naek motor sama Ayu. Hari ini kita berdua yah explore Semarang, mencari sebuah daerah bernama Pedurungan, Jl Arya Mukti Tengah, pyuh sebuah perjalanan yang amat menguras tenaga.
Jam set2 qt uda berangkat dari Tembalang, lewat daerah Segar Bencak ato whatever-lah namanya, sebuah jalan yang cukup menyayat hati, tiba-tiba gw jadi sedih dan kesel, tiba-tiba gw inget dia.
Well -cukup melankolismenya- singkat cerita kita tiba juga di jalan besar dan dimulailah babak stop-mari-kita-tanya-lagi hhahai, setelah muter sana maju sini, kita pun nanya lagi
gw : gimana yu ?
ayu: bangjo belok kiri
qta: hmm ... bangjo ?
gw : yaudlah maju aja dulu
dengan sok tau sambil berspekulasi liar kita mengira-ngira apa sih bangjo itu sebenernya, tukang bakso kah? burjo kah?, akhirnya beberapa meter kemudian kita nanya lagi deh
gw : gimana ?
ayu: masih tetep bangjo belok kiri
gw : hmm ... sekalian tanya gih bangjo tuh apa
bpk: bangjo ? bangjo tuh abang ijo ... Lampu Merah
qta: haduhhh ... haduuhh
hhahhahhai ternyata bangjo tuh lampu merah ternyata.
ditengah perjalanan, capek, panas, kesesat,  muka lusuh, frustasi gg nyampe-nyampe, berhenti dulu deh, ternyata kalau dilihat ulang, penampilan kita kayak yang mau mudik, ditambah plat motor gw yang T, beda dari yang lain, yah well bisa jadi alasan kesesat juga hhehhe
akhirnya setelah banyak belokan ke kiri dan belokan lainnya yang berdasarkan intuisi, kita bertanya lagi sama abang bakso yang berakibat kita masing beli 1 porsi, gw curiga itu si abang bakso sengaja buka pancinya pas kita mau nanya arah, huh patut dicurigai kan hhohho.
tapi akhirnya setelah perjalanan 1,5jam, kita nyampe juga dirumah yang dituju, dan Rambut Kutuan banget, orangnya gg ada, aduh langsung lemes deh gw disitu, tampang udah lusuh, capek, udah sore, kayak kurang kerjaan kita selonjoran aja tuh depan rumah orang, nunggu, mungkin aja tiba-tiba tuh orang balik lagi kerumah barangkali ketinggalan sesuatu = =a .
sampe akhirnya adzan ashar berkumandang, kita masih nongkrong depan rumahnya, tapi tetep gg dateng, akhirnya Celana Merlin banget kita pulang dengan tangan kosong. nah sebelum pulang kita nyari masjid dulu tuh ya, sempet pilih-pilih akhirnya kita berhenti di masjid yang si pinggir jalan, well sebenernya itu mushola sih, and you know what ?, tempat wudhunya tuh berupa bak gede yang mungkin udah saking lamanya udah berlumut sampe agak susah liat dasarnya dan ada ikan-nya, hhahhai reda serem juga pas mau ambil wudhu-nya.
perjalanan pulang lebih agak mulus, kita cuma tanya 1 kali, dan Rambut Kutuan, perjalanan pulang gw ngelewatin jalan yang diingatan gw sama persis, uuuuh remuk deh hati gw. nyampe kost-an langsung tepar.
at all, seru walaupun capek, kapan-kapan ke Yogya ah, hhehhe.
xxxChuu original by ra~ccon.

PS : judulnya agak gg nyambung, but gtw kenapa gw ngerasa judulnya cocok banget sama hati gw hiks ... hiks.