Whoever me, Whatever me, and Whenever me. I'm the only one and just one of "me".

Kamis, 27 November 2014

Kenapa Ganti ?

22.04 Posted by Tiara Putri , 15 comments
Cihuuy, saya ganti template blog juga setelah enam tahun menggunakan template old-fairy-parchment. Kenapa ganti ? karena tiba-tiba saya merasa, template yang lama itu tidak reader friendly, yah bukan berarti blog saya banyak yang baca sih, tapi saya pribadi sebagai pembaca utama blog ini mulai merasa kesusahan saat membaca. Tulisannya kecil-kecil, berwarna coklat dan kadang saya kasih warna bikin mata lelah, tiba-tiba saya merasa tua hhahha.

Salah satu blog yang masih setia saya baca adalah blog om Arman dan saya merasa nyaman membacanya, banyak gambar dan tulisan tapi karena latar yang polos tidak membuat mata lelah selain itu tulisan om Arman juga bagus, renyah, hangat dan nagih, kayak brownies kukus baru keluar dari kukusan. 

Akhirnya dan anehnya tanpa berat hati saya memutuskan untuk ganti template yang lebih sederhana juga (berkesan) dewasa, hhihhi. Saking enggak ada waktu buat mikir, saya lupa nge-capture tampilan lama blog saya hhuhhu tapi enggak apa-apa sih, draft html-nya sudah disimpan kalau sewaktu-waktu saya ingin ganti lagi. Di template yang baru ini saya bisa balas langsung komentar yang masuk kayak di Wordpress, senangnyaa jadi anak gaul hhehhe.

Perubahan lainnya adalah saya menggunakan "saya" sebagai sudut pandang orang pertama. Template blog boleh setia, tapi selama enam tahun saya telah mengalami banyak pergantian istilah orang pertama, dari "aquh" di tahun 2008 yang merupakan tahun pertama blog ini, lalu "W" yang alay bangeet, lalu "quh" aduh gila makin facepalm saya sambil nulisnya juga hhahha dan terakhir "gw" sekaligus yang paling lama juga. Kenapa ganti ? enggak ngerti juga sih kenapa alasannya hhahha ya pengen ganti aja, biar saya dikira perempuan anggun nan pendiam nan imut hhihhi ngarang banget. 

Disini saya benar-benar merasakan fungsi blog, bahwa dengan merekam jejak, saya menyadari ada beberapa bagian pada diri saya yang mendewasa, terasa sekali apalagi kalau baca post awal. Pola pikir, cara bercerita, cara menulis ada perkembangan yah meskipun cuma saya yang ngerasain hhehhe. 

Saya ingin terus menulis, karena manusia tempatnya lupa. Saya ingin diingatkan lagi dan bernostalgia tentang pemikiran, pertemanan, cinta yang pernah hadir di hidup saya eaa hhahaha. Jadi bagaimana pendapatmu mengenai tampilan baru blog saya ?.
xxxChuu original by ra~ccon.

Today's Quote : "In every man's writings, the character of the writer must lie recorded." Thomas Carlyle

Selasa, 25 November 2014

Keturunan Bintit bin Alergi

22.32 Posted by Tiara Putri , , 8 comments
Ada yang pernah bintitan?. Kalau pertanyaan itu ditanyakan ke saya, jawaban lebaynya pernah sampai ratusan kali hhehhe. Semenjak kuliah, saya sering banget bintitan hhuhhu, dalam dua bulan ini saja saya dua kali bintitan, bulan kemarin di mata kiri, sekarang di mata kanan, sampai salep Terra - Cortril nangkring dengan setia di kotak kosmetik.

Pernah malah suatu waktu, saya sampai punya tiga benjolan di mata, satu di kanan, dua di kiri tapi enggak sakit sih. Sama dokter mata juga Cuma dikasih salep dan disuruh kompres pake nasi hangat karena sudah gg bisa dikasih tindakan, tapi setelah beberapa lama benjolannya kempes, Alhamdulillah.

Selain bintitan, salah satu penyakit yang baru muncul saat kuliah ini adalah alergi, sampai mama saya heran kok saya makin dewasa malah penyakitan, iya aneh memang. Nah selama proses pengerjaan skripsi, tiba-tiba saya selalu gatel-gatel kayak semacam kaligata atau biduran gitu, hampir setiap hari, tiap pagi dan malam, udah kayak minum obat aja kan. Itu menganggu sekali, saya gg bisa beraktifitas jadinya, karena bentol gatelnya menyerang di kaki hhuhhu jadi awal-awal saya minum obat tiap kambuh, sama apoteker saya dikasih Aerius, tablet kecil tapi harganya Rp 8000/tablet, ampuh sih, gatal dan bentolnya mereda cepat, juga gg bikin kantuk tapi sukses bikin kantong mahasiswi ini bokeek.

Saya sudah ke dokter spesialis kulit, cuma lima menit di ruang periksanya, bayarnya hampir Rp 200.000, katanya ini genetik, well, sebelum saya, mama saya juga sempet mengalamin kayak saya, kata dokternya yang ngasih penjelasan lebih panjang dibanding pas giliran saya periksa, itu asma yang gg jadi, saya juga tidak begitu paham deh. Ehlala, Celana Merlin, obatnya habis, saya kambuh lagi err banget.

Ayah saya suruh saya tes alergi aja, biar tahu penyebabnya jadi bisa dihindari, saya kira karena dingin, tapi pas ke Merbabu malah gg kambuh. Lalu debu, tapi di rumah, di kos temen, di kampus, di jalan juga kambuh. Bahkan pernah ayah saya berteori bahwa saya alergi bangun siang hhahha. Sudah sempet mau tes tuh, tapi dokternya enggak ada dan semenjak itu saya memutuskan untuk tidak minum obat, tapi konsekuensinya saya menunda aktifitas saya, karena kalau kambuh saya gg bisa pake celana jeans, bisa makin bengkak dan rasanya pegal sekali kalau berdiri.

Nah Alhamdulillah sih, sekarang udah gg setiap hari serangan gatelnya, aneh memang. Soal bintitan itu kata dokter mata berhubungan dengan hormon. Saya juga pernah konsul ke bidan mengenai nyeri haid saya yang parah banget nget nget, itu juga karena hormon. Di keluarga saya kayaknya kelebihan hormon ini diturunkan, adik saya, Syifa ngefeknya ke jerawat. Tau gg apa komentar bidan menyoal masalah hormonal ini ?, katanya saya harus menikah hhahha, mau dong dinikahi, nah pertanyaannya siapa yang mau menikahi saya untuk menjadi obat di hidup saya, eaaa hhahha.
xxxChuu original by ra~ccon 


Minggu, 23 November 2014

Merenangi Kata, Merenangi Hatimu.

23.16 Posted by Tiara Putri , , 4 comments
-prolog : Judulnya kagak nahan banget yah, agak alay hhahha itu judulnya saya buat setelah selesai menulis dan saya tidak tahu harus memberi judul apa selain ini.-

Saya hampir pingsan saat (baru) membuka (lagi) blog tercintah ini, tahun 2014 ini hanya ada 2 entry, betapa saya tidak produktif #nangisdipojokan. Padahal saya melakukan beberapa kegiatan besar yang rasanya seru untuk dituliskan, yah apa daya kalau boleh beralasan, prioritas waktu saya sekarang sudah teralihkan, tapi si blog tentu tidak mau mendengar alasan bukan, saya malah merasa sedang ditatap dengan sinis dan tajam, Kalau blog bisa berbicara, mungkin dia bakalan bilang, "Ya terserah elu, mau nulis mau kagak, tapi gw kagak tanggung aja momen-momen yang terlewatkan dan terlupakan karena gg lu tulis", menohok banget, sakitnya tuh dimana-mana.

Salah satu hobi baru saya selama dua tahun ini melewatkan menulis adalah berenang, Well, sebenarnya sejak SD saya sudah sering ke kolam renang, seminggu sekali kalau ayah ada di rumah, saya dan Syifa pasti diajak berenang, setiap hari Rabu atau Jumat, hari-hari yang biasanya sepi dan terutama kolamnya baru dibersihkan. Disitu saya belajar berenang kesetanan, tau kan ?, itu loh gaya berenang meluncur yang seperti dikejar setan : ribut, mengganggu perenang lain juga tidak efektif karena banyak tenaga yang terbuang.

Selanjutnya di SMP sampai kuliah selalu ada kegiatan berenang sebagai salah satu materi pelajaran olahraga. Dulu pas sekolah sih males kalau ada kegiatan berenang, pasti jadi bokek sambil berspekulasi bahwa kegiatan berenang ini merupakan pekerjaan sampingan guru olahraga selain fitness hhahha. 

Pas kuliah, mata kuliah olahraga yang tidak ada SKSnya -tapi-kalau-nilainya-jelek-musti-tetep-ngulang-itu- renang saya dapat B, hore, padahal cuma meluncur di kolam setinggi pinggang, nilai tersebut diberikan untuk anak-anak yang sudah berani masuk kolam dan bisa meluncur, hahaha betapa murah hatinya dosen-dosen olahraga. 

Nah baru sekitar dua tahun ini saya "serius" berenang, tepatnya selama proses untuk menjadi anggota WAPEALA (pecinta alam Universitas Diponegoro), saya nyemplung di segala jenis air, baik di kolam, laut, kanal banjir sampai di pelabuhan. Saya belajar berenang di sesi divisi diving, dari yang awalnya gg kuat berenang sejauh 10 meter sampai di kolam dua meter aja kelelep, setahun kemudian saya ikut sertifikasi selam A1, salah satu uji kompetensinya adalah berenang 200 meter, pas latihannya, kami didorong untuk berenang sampai 1000 meter, dulu kuat, sekarang mah Janggut Merlin udah nafas tua hhaha.

Selain itu, di Semarang juga terdapat berbagai jenis kolam renang yang yah lumayan bersih. Dari kolam renang rekreasi seperti Water blaster, kolam renang lintasan juga kolam untuk latihan selam di GOR Jatidiri dan di Watugong, kolam untuk bernarsis ria, kolam yang dikeliling hutan, kolam air panas, wah banyak deh, saya aja yang gg tau tempatnya hhehhe. Di Klaten malah ada kolam ikan yang bisa buat berenang dan berfoto berlagak seperti di laut, nanti kapan-kapan saya ceritakan.

Kolam Renang "Water Boom" Kodam Watugong, Semarang

Lalu kenapa saya suka berenang ?? pertama dan yang paling utama, pelatih renang pribadi saya macho dan ganteng juga sangat spesial hhahha #upsjangancurhat. Bagi saya renang itu juga bukan olahraga yang mahal, saya pribadi cukup ngemodal Rp 200.000 untuk beli baju renang dan Rp 100.000 untuk kacamata renang (merek Diadora, yang saya beli karena diskon 70% hhahha jadinya tinggal bayar Rp 30.000 saja), kalau gg biasa dan suka pake kacamata renang berarti gg usah beli kan, kalau saya sih musti pake kacamata kalau di kolam, saya gg suka perih soalnya hhehhe, sisanya bayar Rp 10.000/renang. 


Renang juga olahraga yang gg buat bau badan, well itu pendapat pribadi saya sih karena saya sensi banget sama masalah bau badan. Selama ini saya berenang belum pernah ada yang berenang yang bau badan. Selain itu, renang juga salah satu olahraga dimana seluruh bagian tubuh bergerak, katanya bagus untuk latihan motorik. Terlebih saya pribadi merasa nyaman saat berada di kolam renang, kadang kalau sedang mumet, cukup mendengarkan air, rasanya lebih damai. Begitupula saat sedang frustasi dan tertekan, dengan hanya membayangkan menyelam, kadang cukup melegakan, masalah dalam hidup belum ada apa-apanya, karena saat menyelam, manusia mendapat tekanan dari atas, bawah, kanan, kiri, depan, belakang jutaan kubik air, tekanan yang memabukkan juga candu, saya merasa termotivasi bahwa saya mampu mengatasi setiap masalah saya. well, ini olahraga favoritku, apa olahraga favoritmu ?
xxxChuu original by ra~ccon.