Whoever me, Whatever me, and Whenever me. I'm the only one and just one of "me".

Rabu, 30 Januari 2013

Pulau Panjang ... Jepara Belok Kiri !!!

21.23 Posted by Tiara Putri , , 18 comments
Ahoooooy .... (ahooy ... ahoooy ... ahooooy <= ini ceritanya gema saking sepinya ini blog sampe bergema dan bersawang hhohho sampe empunya aja jadi garing gini hhehhe). Aloha ... chacha marichaa blogie, hhuhhu sudah begitu banyak hal terjadi dan terlewati tanpa sedikitpun aku menuangkannya padamu, padahal hati dan kalbu ini teriris rindu err ... oke cukup melankolis lebaynya, karena pada akhirnya, thanks to om Arman, setelah baca blognya, gw jadi semangat 45 untuk menulis, hasrat menulis itu muncul kembali sodara-sodaraaa.


Well .... jadi ceritanya, minggu kemarin gw habis dari Pulau Panjang, dimanaah itu ? tidak lain dan tidak bukan berjarak kurang lebih 15 menit perjalanan menggunakan kapal dari Pelabuhan Kartini, Jepara. Jadi kalau mau ke Karimun Jawa juga ngelewatin ini pulau loh fakta yang baru gw tau setelah sebelumnya gw kira kalau mau ke Karimun Jawa, kapalnya terus ke utara gg ngelewatin Pulau Panjang ini.

gw yang makin kuruuss ... ahoooy hhhohho
Tanggal 21 Januari-nya gw terlebih dahulu pergi bersama Upi, Tian dan Surilay untuk survey. Karena sudah beberapa minggu ke belakang, laut sedang tidak bersahabat, gelombang mencapai 5 meter, pelayaran ke Karimun Jawa dihentikan karena cuaca yang buruk sedangkan kami menginginkan tempat yang lumayan oke untuk digunakan sebagai latihan selam. Akhirnya berbekal data dari BMKG Semarang yang menyatakan cuaca mulai membaik, kami pergi ke Jepara.

Kapal yang putih itu KMP Muria, kapal PP Jepara-Karimun Jawa yang tidak jadi melaut karena cuaca di tengah perairan masih buruk. Cuaca yang buruk menyebabkan Karimun Jawa bisa terisolasi, katanya pernah karena cuaca buruk, harga cabe jadi 100rb/kg
Syukur Alhamdulillah, meski sempet hujan angin yang datang tak undang dan pulang tak diantar, ternyata kami bisa menyebrang ke Pulang Panjang ahooooy kapten tapi sayang karena agak sedikit mempertaruhkan resiko, ongkos kapalnya mahal bangeeet, yang biasanya PP 12 ribu/orang, hari itu kami harus mencarter satu perahu dan membayar 150 ribu. Daaaan naik perahu berasa naik kora-kora di Dufan. dihempas ombak yang lumayan membuat perahu naiiiik lalu turun menghantam laut, tapi seruuu sih hhehhe.


Daaaan perjalanan naik turun di perahu yang mengasikan meskipun membayar 150ribu semakin terasa mengasikan saat Pulau Panjang telah terlihat. Pulau kecil yang cantik. pasirnya putih loh, wah kegirangan deh kami, kalap mau foto-foto, eit tapi sebelumnya kami menunaikan tugas mencari data terlebih dahulu. Jadi di pulau ini ada kuncen atau juru kuncinya juga, kami bertanya soal biaya akomodasi atau biaya nge-camp dan mengambil air bersih. Jadi si bapak juru kuncinya itu menyediakan air tanah yang diambil menggunakan solar.


Disini juga tersedia kamar mandi yang cukup terawat, karena di pulau ini ada makam, jadi banyak peziarah yang datang. Sehingga infrastruktur seperti jalan setapak dan kamar mandi cukup baik. Disini juga ada listrik meskipun cuma menyala di malam hari.

Kini perahu penuh sesak oleh manusia dan barang bawaannya
Sayangnya karena kami terlanjur bilang cuma setengah jam disini, jadi musti buru-buru deh, lagian mencegah kemungkinan cuaca buruk yang datang tiba-tiba dan akibatnya kami malah jadi gg bisa pulang deh. Pulangnya lebih hmmm stabil perahunya, karena kini kami diantar gelombang. Nah tanggal 23 Januari-nya gw balik lagi ke Pulau Panjang bersama rombongan. Perahunya lebih ganas dihantam gelombang saat keberangkatan tapi tetep seru hhehhe.

Bendera Diving
Jadi seperti yang gw bilang diatas, kami ke Pulau Panjang ini dalam rangka pendidikan dasar selam. Keren ya kedengerannya, tapi cuma renang, water-trap, fin swimming dan scuba muter-muter dermaga aja kok. Mungkin karena di pantai ya, suasananya tuh beda banget, bawaannya nyantai dan hepi gitu, apalagi sambil muter lagu enak, beuh totally worth holiday deh, gg nyesel gw ijin magang hhhohho.

Click to see larger
Para cowok juga kegirangan, kerjaannya klo gg ngejailin sesamanya ya ngelempar yang cewek ke laut. Kadang kami lupa kalau kami bukan sedang berlibur, tapi ya mau gimana lagi, aroma-aroma liburan begitu kuat menggantung hhohho.

Click to see larger
Kaloo ke pantai gg main pasir itu gimanaaa gitu daaan jadinya kami main kubur-kuburan gitu di pasir, awalnya cuma seorang eeeh malah jadi empat kuburan pasir deh yang kami buat. Tadinya sih gw gg mau kotor soalnya males ganti baju, eeeeh liat pada kubur-kuburan gitu, gw malah bantuin hhohho.

Click to see larger
Nah yang nyesek itu pas pagi hari tanggal 25 Januarinya, cuaca bener-bener bagus dooong, sampe jarak pandang di air ada semeter lebih, duuuuh pas mau pulang eh malah bagus nih perairan. Para cowok langsung buka baju dan berenang, nah yang cewek ngiri aja. Ni Pulau seolah meninggalkan kesan bahwa gw harus balik lagi kesana untuk mencicipi cuaca dan perairan baiknya hoohoo.

Wohoooo .... sebagian teman. Meskipun gw tidak ada di foto, gw cukup bangga bisa memotret momen ini.
Ke pantai kemarin, meskipun panas, lengket juga bertaruh dengan cuaca menghasilkan pengalaman dan kenangan yang luar biasa menyenangkan. Apalagi gw kesana bareng temen-temen dan Surilay, waaah priceless dah. kapan ya ke pantai lagi hhohho. xxxChuu original by ra~ccon.

Selasa, 02 Oktober 2012

Menjangan Besar Island, Yahuuuu. Last Day

00.17 Posted by Tiara Putri , 44 comments
Okee mari lanjut ke hari kedua gw di Karimun Jawa, meskipun tanggalnya udah basi bangetlah hhohho. Setelah bangun pagi, mandi dan sarapan, kami siap-siap untuk meninggalkan bumi perkemahan Legon Lele. Kami packing tenda dan barang-barang pribadi yang selanjutnya diangkut pake mobil Polhut menuju dermaga karena hari ini kami nyebrang ke Pulau Menjangan Besar. Gw kira nih peserta juga diangkut pake mobil, eh taunya cuma barangnya doang dan kami harus mendaki dan menuruni bukit, udah mana itu bukit tanjakannya bikin orang bisa gg jadi hamil dan panasnya Subhanallah sekali, udah berasa ninja Hattori dah gw waktu itu. Untungnya di dermaga deket alun-alun itu ada yang jual es, beuh berasa luar biasa banget dah bisa minum minuman dingin.

Nah terus kita nyebrang pake perahu kecil, musti dua kali angkut karena ya perahunya kecil dan gg muat banyak orang. Perjalanannya cuma sebentar paling lima menit doang, sambil nunggu perahu tumpangan, gw yang kebagian kloter kedua akhirnya nyari tempat persewaan alat skin dive alias buat snorkelan gitu, karena katanya disana boleh snorkelan, asik banget kan hhohho. Sebenernya gw udah bawa snorkel sama masker tapi cuma satu pasang, eh tapi pas mau pinjem, sama orang BTNKJ mau dipinjem deh, asik asik. Sampe sana ternyata Pulau Menjangan Besar itu ada tempat emm pembesaran hiu toh, wah seru deh liatnya, udah mana ya di terumbu karang yang nempel sama rumahnya itu ada ikan badut si nemo itu loh.

Ternyata tujuan utama kami ke Pulau Menjangan Besar itu ke PSA alias Penetasan Semi Alami untuk penyu yang bertelur di kepulauan Karimun Jawa. Sayangnya pas kami kesana lagi gg ada stok telur penyunya hhuhhu padahal pengen banget dah gw liat tukik alias anak penyu itu. Eh sebelum ada sosialisasi tentang PSA, kami ngelakuin bersih pantai dulu atau bahasa kerennya itu coastal cleaning. Duh rasanya sedih banget ngeliat ada begitu banyak sampah di pantai yang secantik itu. Kebanyakan sampahnya berupa botol air minum, stereofom dan sandal jepit loh. Ajeng aja sampe kalap untuk ngambilin sampah sebanyak itu.

Seusai bersih-bersihnya, kami langsung dapat sosialisasi mengenai program PSA di bawah BTNKJ ini. Ternyata ada dua jenis penyu yang biasa bertelur di kepulauan Karimun Jawa, yakni penyu sisik dan penyu hijau. Duluuu sebelum program PSA ini berjalan, masyarakat sekitar sudah terbiasa memakan telur dan daging penyu. Butuh usaha keras untuk menyadarkan masyarakat bahwa penyu merupakan hewan yang dilindungi dalam UU dan PP. Bukan predator yang menjadi musuh terberat bagi penyu, tapi justru manusialah predator tertingginya. Kini PSA tidak bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari masyarakat, karena masyarakat sekitarlah yang membantu melaporkan bila ada penyu yang bertelur di salah satu pulau di kepulauan Karimun Jawa.

Katanya penyu akan selalu kembali ke tempat dimana ia ditetaskan, lucu ya, bahkan penyu pun tahu dimana rumahnya. Penyu juga salah satu kasus nyata hukum alam, karena dari ratusan ribu telur, hanya ratusan yang menetas dan tidak lebih dari puluhan yang berkembang dewasa kemudian mampu kembali lagi ke pulau yang sama untuk kemudian bertelur. Oh ya kenapa disebut semi alami ? karena telur-telur penyu di pulau2 kecil itu kemudian dipindahkan ke Menjangan Besar dengan menggunakan ember yang dikondisikan semirip mungkin dengan sarangnya. Salah satu tantangan dari PSA di Karimun Jawa adalah banyaknya pulau-pulau tempat penyu ini bertelur, ditambah penyu biasa bertelur di musim barat, dimana kadang laut sedang tidak bersahabat sehingga terkadang sulit mengkontrol pulau-pulau yang lebih kecil

Nah meskipun masih belum puas dengan penjelasan dari pihak BTNKJ tentang PSA ini karena selain menimbulkan banyak pertanyaan juga bikin gw pengen liat proses dari pengambilan telur sampai penetasan secara langsung. Eh gg kerasa acara udah musti ditutup aja deh dan dengan mengejutkan tim gw dapet peringkat pertama dalam jumlah terbanyak sampah yang dikumpulkan saat bersih pantai itu, 51 kg loh, campuran sampah organik, non organik dan kaca. Berterimakasih dah kami sama sampah organik yang ngeberat-beratin timbangannya hhohho.

Udahnya kita nyebur buat snorkeling-an, Subhanallah sekali cuma berjarak sekitar 20 meter dari pantai dan dengan air yang sepinggang, udah banyak terumbu karang dan ikan-ikan yang cantik sekali. Rasanya takjub sekaligus takut, gw takut tangan atau kaki gw gg sengaja malah ngerusak karangnya dan beneran takut klo kena bulu babi hhohho. Terus gw liat ada bintang laut warna ungu, mantep dah, ikan-ikannya juga gg begitu takut sama kehadiran kita bahkan bulu babi yang sembunyi di terumbu karang pun ada yang cantik loh, subhanallah baru snorkeling aja udah sebegitu takjubnya, gimana kalau selam kan. Sambil berjalan ke pantai, gw meniatkan diri untuk secepatnya mengambil sertifikasi selam hhohho.

Nah karena gw termasuk yang balik duluan ke tempat hiu, gw dan anak-anak yang duluan lainnya bisa numpah kapal cepat untuk patrolinya punya BTNKJ, wah asik dah naik itu kapal, cepet dan minim guncangan, kita ndesoo gitu dah foto-foto hhohho. Sampe Karimun, yang cewek dan cowok berpisah, karena kami menginap semalam lagi di mess, soalnya kapal ke Jepara baru datang besok pagi. Ah gg nyesel deh gw ke Karimun Jawa untuk kegiatan ini, banyak hal yang gw dapatkan, ilmu, teman, pengalaman dan terutama passion yang baru.
xxxChuu original by ra~ccon.

Jumat, 14 September 2012

Kemah Pendidikan Lingkungan Konservasi, Day 1st

23.32 Posted by Tiara Putri , 15 comments
Sabtu - Senin, 08 - 11 September kemarin gw ke Karimun Jawa loh hhohho, sayangnya bukan untuk main, tapi memenuhi undangan dari Balai Taman Nasional Karimun Jawa yang mengadakan kegiatan Kemah Pendidikan Lingkungan Konservasi. Undangannya datang ke WAPEALA sih, terus gw ditawarin mau ikut apa enggak, yo wis angkat tangan duluanlah, Karimun Jawa gratis ? lumayan to. Nah karena undangan terbatas untuk tiga orang, maka yang berangkat gw, Ajeng dan Mas Oci.

Akhirnya jumat sekamir jam 23.00 gw berangkat dari PKM Joglo pake motor ke Jepara. Gw dianterin sama si doi (uhuuuk) karena bawa motor Semarang-Jepara itu pasti gg bakalan kuat deh gw ngantuknya. Nyampe Jepara itu sekamiran subuh dan langsung numpang tidur di warung hhahha. Jam 06.00 pagi, pelabuhan udah mulai rame, kami juga harus briefing sama panitia untuk menerima tiket dan co-card sebagai tanda pengenal sementara. Cuus langsung deh naik kapal KMP Muria daaan ini my first ride loh hhahha jadi agak tegang-tegang gimana gitu.

Cerita soal di kapal gw skip aja, soalnya cuma tidur bangun tidur bangun dan tidur lagi. Sesampainya disana, kami langsung naikin barang ke mobil patroli Polhut dan kaminya jalan ke kantor BTNKJ-nya, dari kantor baru deh naik mobil ke suatu tempat.

Gw berasa keren gitulah naik mobil 4WD-nya polhut alias ranger boo. Terus kami diturunin di pantai gitu, wah seru dah, pantainya sepi banget dan bersih.

Lah ternyata dari pantai itu, kami jalan lagi, loh kok malah ngejauhin pantai, pikir gw, eh la la ternyata kami mau ke camping ground Legon Lele. Gw pikir ke Karimun Jawa nih bakal nyelem kek snorkeling kek apalah lah ketemunya hutan lagi, duh duh.

Sampe di camping ground-nya kami udah disediain tenda, mas Oci musti ngungsi ke tenda sesama cowok dan kami dibarengin sama Vita, anak Gova UNS. Asiknya tuh tendanya baru, kapasitas untuk enam orang dan cuma diisi kami bertiga hhahha mewah banget dah. Malemnya ada acara pembukaan, perkenalan dan briefing buat kegiatan besok.

Acara hari kedua adalah Tracking, jalurnya menyusuri sisi timur pulau Karimun Jawa dari Legon Lele sampai Kemloko yang kurang lebih berjarak 5 km. Kami menjadi tim kedua yang berangkat. Perjalanannya cukup nyaman, meskipun sekalinya nanjak itu bikin ngos-ngosan dan turunan yang lebih enak dilewati dengan merosot. Jalurnya masih benar-benar alami, petunjuk jalan hanya berupa tanda panah di pohon atau plang Jalur Patroli.

Yang jadi masalah cuma gerahnya itu loh minta ampun, baru jalan sebentar aja baju udah basah kuyup sama keringat, hutan yang kami lalui memang hutan hujan tropis dataran rendah, dengan kanopi yang lumayan lebat sehingga perjalanan tidak silau dan serasah hutan yang jadinya kalau jalan gg bisa hening. Serasah tersebut juga harus dilewati secara hati-hati karena bisa jadi bersembunyi ular Edor yang katanya gigitannya mematikan, jadi kalau jalan, duduk atau baringan musti liat-liat dulu.

Nah selama perjalanan kami juga harus melewati pos-pos, untuk mendapat informasi serta kuis seputar flora dan fauna di Karimun Jawa. Ternyata Karimun Jawa gg cuma punya laut aja loh, BTNKJ mengelola lima ekosistem di kepulauan ini, yakni, ekosistem hutan rimba, pantai, mangrove, lamun dan terumbu karang. Dengan banyak flora dan fauna endemik, menjadikan kepulauan ini salah satu aset berharga bagi negara kami.

Nah meskipun kami tim kedua yang berangkat, kami berhasil nyusul tim pertama dan malah jadi duluan tiba di pos satu dan pos dua. Dari pos dua ternyata kami salah ambil jalan dan mungkin karena kurang teliti melihat penunjuk jalan, kami mulai kehilangan arah. Makin lama jalan yang kita pilih makin sulit dilalui musti diterobos. Sempat terjadi perdebatan, Ajeng yakin kalau kita musti naik lebih tinggi lagi, gw maunya turun aja karena udah susah untuk nyari jalan naik, akhirnya Mas Oci milih untuk menyusuri bekas aliran sungai menuju hilir. Dan syukurlah gg lama kami denger suara orang, buru-buru lari deh daaaaan kami muncul di pos empat hhahha ditambah ternyata kami nyasar sampai dua jam. Dari pos empat kami disuruh turun dulu ke pos tiga dan buru-buru naik lagi karena udah pengen cepet selesai gitu dah. Nah dari pos lima ke exit point ini nih yang berat banget, jalurnya terjal dan gw gg kuat haus banget, gw kan gg kuat panas nah klo gg ada air wah udah deh rewel level dewa hhehhe pas akhirnya kita sampai exit point, disambut sama pantai dong, wah cantik dah.

Setelah makan siang di pantai -meskipun gw gg ikut makan karena gw sudah amat sangat puas dan kenyang minum air- kita diangkut lagi menuju lokasi Tracking Mangrove. Disini kita dikasih kursus kilat mengenai mangrove dan lagi-lagi kami diberitahu tentang kekayaan flora di pulau ini. Terdapat banyak jenis mangrove disini, bahkan yang langka secara global bisa ditemui umum disini.

Nah disini juga kami belajar mengamati burung atau bahasa kerennya bird watching, berbekal binocular pinjaman dari teman-teman KPB alias Kelompok Pengamat Burung, kami cukup menikmati kegiatan yang susah susah gampang ini. Hari itu berakhir dengan gw dan Ajeng mengungsi duluan ke tenda sedangkan yang lain lanjut begadang, capek ? gg juga sih tapi klo bisa tidur yah kami milih tidur dibanding main kartu hhohho.
xxxChuu original by ra~ccon.

Kamis, 12 Juli 2012

The Day : Medicine & Mangrove

16.10 Posted by Tiara Putri , , 26 comments
Well, I'm back, akhir-akhir ini memang gw sering melupakanmu blogie hiks hiks padahal ada banyak hal yang ingin gw tuliskan tapi apa daya rasa malas terlalu sering mendominasi dan menang, err. Jadi gw baru kelar UAS, oke goodbye semester empat hhahha akhirnya terlalui juga semester yang penuh drama dan tangis air mata ini hhohho.

Nah H-2 dan H-3 UAS, akhirnya acara pertama gw dan anak-anak Tarsius sebagai anggota WAPEALA jalan juga, eh eh apaan tuh Tarsius ? ups ini lain cerita yah hhehhe. Jadi selama kurang lebih sebulan kami mempersiapkan acara Pengobatan Gratis dan Penanaman Mangrove di daerah Mangkang, Kecamatan Tugu, Semarang. Ini acara pertama dimana gw memegang posisi ketua pelaksana, jadi awalnya gw ditantangin gitu dan as usual karena gw berpikir menggunakan tulang belakang jadilah gw ketua pelaksana. Posisi baru, acara baru dan rekan kerja baru membuat gw agak kesulitan juga ditambah emang gw tuh dasarnya gg suka kerjaan yang capek pikiran, duh bikin mumet dah. Setelah melewati masa stress di menit-menit terakhir pra-kegiatan, jalan juga deh kegiatan kami.

Hari pertama, Jum'at, 29 Juni 2012 itu acaranya Pengobatan Gratis bagi warga kelurahan Mangkang Wetan dan Mangunharjo bekerja sama dengan tim medis dari Fakultas Kedokteran Undip. Karena satu dan lain hal, hari Kamisnya gw gg nginep dan baru pagi-paginya gw berangkat dari Semarang bawa banyak barang, gw sama senior udah kayak mau pergi mudik aja, ditambah karena daerah terminal Mangkang lagi perbaikan jalan, jadinya macet sedangkan kami udah dimarahin sama acara, jadilah off-the-road. Sempet agak waswas juga karena tim dokternya udah datang kok ya warganya belum pada datang, akhirnya gw disuruh woro-woro pake TOA masjid, lucunya beres gw woro-woro itu woro-woronya diulang pake bahasa Jawa hhohho.

Dan gg berapa lama langsung banyak deh para warga yang datang, gw yang sempet mati gaya karena katanya gg boleh ngerjain kerjaan gg penting akhirnya nongkrongin tempat pendaftaran. Repotnya di pendaftaran adalah kalau yang daftar itu udah tua, udah gg inget umur, gg bisa ngomong bahasa Indonesia dan udah berkurang pendengarannya, duh sampe musti pake dua translator. Tapi hari itu berjalan dengan lancar, dari target awal 200 pasien tercapai 149 pasien, yah wajarlah ya masa kita mau maksain orang untuk sakit hhehe.

Hari kedua, Sabtu, 30 Juni 2012 adalah saatnya bersenang-senang karena hari itu kita nanem mangrove yang berarti lumpur dan air hhohho. Dengan peserta berjumlah kurang lebih 60 orang yang berasal dari BEM fakultas, mapala-mapala fakultas, UKM dan masyarakat umum. Eh ini pertama kalinya juga loh gw ngasih kata sambutan hhahha sumpah gajebo banget sambutan gw.

Setelah acara formal yang berasa lama itu selesai, kita pun menyebrang sungai untuk menuju tempat penanaman, sungainya sih sepinggang tapi lumpurnya sebetis jadi susah jalan, belum lagi gg pake sendal jadilah kaki pada luka tapi tidak mengurangi asiknya sih.

with the youngest participant, Fathina :D
Setelah bagi-bagi bibit dan ajir (bambu) dimulai deh penanamannya, kali ini kami menanam dua jenis mangrove, yakni jenis bakau dan api-api. Terus gimana cara nanamnya ? pertama tancepin ajirnya, yang dalem biar kuat, terus buat lubang di dekat ajir tersebut, masukin bibitnya dekat sama ajir, terus tutup lubangnya dan jangan lupa ikat bibitnya dengan ajir.

dan setelah (hampir) semua bibit tertanam, waktunya bersih-bersih pantai deh, karena kebetulan tempat penanaman kami itu emang di pantai dan karena acara udah selesai mulai deh keberingasan lempar-lempar lumpur sampai guling-gulingan. Basah, kotor, asin, kelilipan tapi luar biasa menyenangkan. Pulangnya gw tepar, sakit kepala karena emang gw gg kuat panas sih.

Nah lalu keesokan harinya, saat gw sedang mencari gunting dan keingetan bahwa gw naro gunting di tas bekas acara kemarinnya itu, secara tidak sengaja gw menemukan bungkusan plastik putih yang ternyata isinya coklat, wah bingung tuh ini punya siapa kok ada di tas gw eh ternyata ada tulisannya, "Sedikit reward untuk ketua panitia" kyaaaa ternyata itu buat gw loh, duh senangnya bukan main karena ini bukan soal coklat tapi soal perhatian dan sampai sekarang gw belum tau nih siapa yang ngasih hhahha gg sabar nunggu acara penanaman tahun depan.
xxxChuu original by ra~ccon.

Jumat, 15 Juni 2012

Err ... Don't Know What To Do

06.40 Posted by Tiara Putri , , 15 comments
hi blogie ... whats up dude ?, oke pertama ada hal yang menganggu benak gw, ungkapan whats up dude itu trademark acara tv kan ya ? kok tiba-tiba gw keingetan tapi juga sekaligus kelupaan, well gg penting juga sih sebenarnya hhahha. Sekilas info, I'm still using my arm-sling because something happen and I added a new fracture to my right leg so kalau gw milih metode konservatif gw baru bisa gg pake arm-sling setelah dua bulan lagi, hhahhahha, gw pengen klarifikasi sih soalnya gg mau juga di cap sebagai -orang "aneh" yang menyia-nyiakan kesempatan untuk sembuh- sama Bang Asop, well, itu bisa menunggu, hhahha mau sembuh total dulu dah.

Oke actually I had a story, sebuah cerita yang terjadi kira-kira hmm seminggu yang lalu, waktu itu malem-malem tuh, sekitar jam tujuhan, gw baru kelar nge-print di warnet depan kosan, pas lagi jalan mau ke tempat fotocopy, tiba-tiba gw disapa sama anak laki-laki usia hmm 10 tahunan deh, doi pake ransel dan sedang memandang ke seberang alias ke kosan gw. (note : aslinya pake bahasa Jawa, gw nangkep yang gw mengertinya aja. A : anak kecil, G : gw)
A : Mbak'e, mbak'e, saya mau minta tolong boleh ?
G : Oh iya, ada apa dek ?
A : Mbak'e, saya mau pulang ke Mangkang, tapi gg ada ongkos
G : Eh ? tapi kalau mau ke Mangkang, nyetopin bisnya disana dek
A : Iya mbak, tapi saya gg punya ongkos pulang, tadi mau ke rumah mas *roaming* tapi masnya gg ada
G : Owalah, kok bisa ? aku cuma punya lima ribu nih, soalnya aku juga mau fotocopy
A : wah, mbak'e, aku juga mau beli obat buat ibu *roaming* beras *roaming* pulang *roaming* mbak'e kasih aku 20 ribu aja
G : ..... Aduh maaf ya dek, klo segitu aku gg bawa, aku duluan ya dek.

Wew, gw kira awalnya si anak cowok itu mau minta tolong sebrangin dan awalnya gw juga udah mau kasih, meskipun cuma ada lima ribu sih, tapi kayaknya kalau ongkos ke Mangkang aja cukup deh. Awalnya tuh gw kasian gitu, tapi pas si anak minta lebih kok rasa kasihan gw diselipi ragu. Gw jadi keingetan cerita mama yang sering digituin, awalnya juga ya kasihan cuma mama pernah didatangin orang yang sama dengan alasan yang sama untuk kedua kalinya.

Gw pernah menulis tentang konsep memberi itu disini dan kadang menjadi benar-benar dilema sih, di satu sisi ingin meniatkan untuk memberi karena Allah, tapi juga dengan memberi bisa membuat hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan untuk mendapatkan uang tanpa bekerja keras.
xxxChuu original by ra~ccon.

Minggu, 20 Mei 2012

Lengan, Slayer Merah dan Selembar Kertas

14.30 Posted by Tiara Putri , , , 24 comments
Hidup itu memang sebuah pilihan ya. Tapi gw selalu berkata bahwa pilihannya sebenarnya tidak terbatas pada dua pilihan saja, gw selalu berpikir bahwa gw mampu mendapatkan dua pilihan tersebut tanpa harus mengorbankan salah satunya. Sekalipun gw harus memilih, maka gw akan memilih pilihan yang dimana gw pertama kali menyetujui untuk bertanggung jawab atasnya. Akan tetapi itu Cuma teori harapan gw karena sesungguhnya harus selalu ada hal yang dikorbankan hiks hiks.

Beberapa bulan ini tepatnya enam bulan kebelakang, hidup gw telah tersita, gw telah berkorban banyak waktu, materi, tenaga dan emosi untuk sebuah harapan untuk menjadi anggota UKM pecinta alam universitas. Gw juga telah begitu terikat dengan teman-teman yang sama-sama berjuang dari awal bersama gw, teman-teman yang menginspirasi, memberi warna serta dinamika pada hidup gw.

Akan tetapi, bukan hidup namanya kalau tanpa masalah, setelah presentasi individu dan kami bersiap menghadapi presentasi nama angkatan dan tes lapangan. Gw dilanda dilema. Kondisi fisik yang sedang tidak memungkinkan berakibat pada tidak adanya restu dari orangtua, di sisi lain gw juga harus mengejar ketertinggalan UTS dan kuliah yang merupakan harga mati. Tapi masalah tidak berhenti hanya disitu. Syifa, Ayu, Isna, Siska dan Zizah yang merupakan teman sekelas sekaligus teman terdekat gw sejak awal di Semarang, datang menemui gw untuk mengingatkan apa tujuan utama gw ke Semarang, untuk mengingatkan idealisme gw yang mulai bergeser dan mimpi-mimpi yang mulai gw abaikan karena gw tidak bisa menentukan prioritas dan terlalu egois. 

Seminggu itu benar-benar menguras emosi dan air mata. Gw dihadapkan pada kenyataan-kenyataan yang memang benar yang ditawarkan oleh dua pihak, dua kubu yang berbeda dan sialnya argumentasinya sama-sama kuat. Hati gw berkata untuk lanjut, bahwa kesempatan tidak datang dua kali dan gw telah sampai sejauh ini, tapi otak gw meminta gw untuk rasional dan berlogika bahwa kewajiban harus didahulukan, bahwa sebagai manusia yang mencoba dewasa, gw harus menyelesaikan masalah, kembali berkomitmen dan memutuskan.

Hidup itu pilihan dan gw memilih untuk mundur, rasanya seperti sedang patah hati dan gw tahu kalau gw akan menyesali hal ini untuk seumur hidup gw, tapi pilihan yang gw ambil pun menentukan kehidupan menanti untuk dilihat sepenuh hati. Berat sekali untuk mundur karena gw telah menemukan mimpi dan passion baru. Gw telah begitu terikat pada anak sebelas itu. Tapi anak berlima itu juga terlalu benar, mereka mengingatkan gw pada apa yang mampu gw lakukan jika gw membahagiakan orangtua dan membuktikan mimpi-mimpi gw.
xxxChuu original by ra~ccon

Today's Quote :"Jikalau ada dua perkara yang meragukan bagi anda, maka perhatikanlah bagian yang paling berat bagi nafsu, kemudian ikutilah. Sebab, tidaklah sesuatu itu berat dilakukan kecuali sebuah kebenaran." Al-Hikam

Senin, 07 Mei 2012

Selalu Ada Hikmah ...

20.14 Posted by Tiara Putri , , 11 comments
well ... apa kabar blogie ? kasian sekali kamu usang dan berdebu begini hhehhe. Tanggal 20 - 26 April kemarin gw melaksanakan Ekspedisi Napak Arjuna di Gunung Arjuna, kecamatan Purwosari, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Tapi bukan itu yang ingin gw rekam di kamu saat ini blogie, gw sedang kena musibah, kini pun mengetik dengan satu tangan hiks hiks tapi karena bosen makan tidur, makan tidur mending ngenet deh.

Jadi ceritanya Senin, 30 April 2012, gw dan Upil berangkat ke Yogyakarta buat ngambil data di BPSNT (Balai Pengkajian Sejarah dan Nilai Tradisional) untuk keperluan penelitian kami. Kami berangkat sekitar jam 09.00 lebih soalnya paginya kami mendatangi salah satu kantor media cetak di Semarang untuk perizinan publikasi.

Singkat cerita kami udah ngunjungi BPSNT, udah liat-liat buku bekas dan udah makan enak, memutuskan pulang ke Semarang karena besok paginya gw dan Upil ada UTS. Sekitar jam 17.00 hujan mengguyur kota Yogya. Setelah sempet ragu mengenai jalan pulang, kami memutuskan untuk pulang via Magelang. Setelah solat magrib perjalanan dilanjutkan, baru beberapa meter eh ada yang kecelakaan sampai kami harus puter balik. Pas lagi di ring road utara, sambil gw nyanyi-nyanyi, gw nunduk buat liat panel bensin dan saat menengadah kembali, "wahh ada trotoar, pasti nabrak" dan benar saja nabrak. Yang gw pikir saat itu ada dua, "waduhh, kepala gw nyeret aspal!!" sama " wahhh helm nya Upil kan jelek apa dia ngga apa-apa?" . 

Saat itu Upil bangkit dan manggil-manggil gw, terus ada yang ngangkat gw ke pinggir jalan, saat itu Upil nangis karena tangannya bengkak, sakit dan ngga bisa digerakin. Sedangkan gw cuma berasa kesemutan ditangan kanan tapi ikut nangis gara-gara panik Upil nangis. Kami dibantu ke RSUP Dr. Sardjito yang ternyata deket sama lokasi kejadian. Disana kami masuk UGD. Ternyata pergelangan tangan kanan Upil patah. Sedangkan gw setelah sempet bingung yang sakit mana akhirnya ketemu juga kalau lengan kanan atas gw yang patah kalau kata dokter namanya surgical neck. 

Setelah selesai di gips, gw sama Upil sempet ngobrol. Kami bersyukur banget kepala, muka dan anggota badan lainnya ngga kenapa-kenapa cuma yang paling parah ya tangan kanan doang. Sambil ketawa kami pun ngomentarin soal laptop dan kamera yang ngga kenaapa-kenapa bahkan udahnya foto-foto meskipun dengan tangan satu. Kami juga berpikir bahwa Allah tuh Maha Mendengar, jadi kami ke Yogya pingin ketemu sama temen lama tapi  ngga kesampaian, eh gara-gara kecelakaan jadinya ketemu deh sama orang yang ingin ditemui di rumah sakit.

Well, mama bilang sedikit nikmat gw lagi diambil sama Allah supaya gw lebih mensyukuri hidup. Gw jadi merasakan jadi orang kidal dan berfikir bahwa orang-orang diluar sana yang kurang sempurna sangat hebat dalam menjalani hidup. 
xxxChuu original by ra~ccon.