Whoever me, Whatever me, and Whenever me. I'm the only one and just one of "me".

Sabtu, 19 Maret 2011

Proudly Present, Moon on the Sky Stage.

21.14 Posted by Unknown , 6 comments
Subhanallah ... malam ini bulan-nya cantik banget. Alhamdulillah sehat dan bisa ngeliat kecantikan bulan-nya dengan jelas. dan ternyata itu adalah Sailormoon Supermoon, keadaan dimana bulan terlihat besar karena kedekatannya dengan bumi. setelah ngeliat bulan yang begitu cantik, langsung deh nyariin "kemana nih para bintang?", takjub gw dengan kenyataan kalau sebenarnya bulan kan tidak memancarkan cahayanya sendiri, tapi hari ini its look so stunning, duh bintang-bintang seolah tenggelam padahal justru merekalah yang memancarkan cahaya sendiri.
jadi keingetan pernah baca tentang artikel tentang Pulau Sark *suatu hari gw pasti berkunjung kesini* yang merupakan pulau berlangit gelap pertama di dunia, jadi kalau malam kita bisa liat bintang-bintang dengan amat sangat jelas di pulau ini, keren banget kan, mungkin seperti itulah pemandangan langit dari seluruh permukaan bumi sebelum Thomas Alva Edison menemukan bola lampu.
dari sini gw kepikiran lagi tentang baik dan buruk yang tak pernah bisa dipisahkan, istilahnya untuk setiap hal yang kita lakukan *lagi-lagi* ada harga yang harus dibayar. Pak Edison bermimpi untuk menerangi dunia dan voila karena mimpinya kemaren gw ada kuliah malem, tapi perwujudan mimpi Edison dibayar dengan anak cucunya tidak melihat pemandangan langit yang sama pada saat masa Edison kecil.
selain mengalami polusi udara, polusi air dan polusi suara, dunia juga mengalami polusi cahaya yang menyebabkan kini kita agak kesulitan untuk melihat keajaiban penciptaan di atas kepala kita. salah satu mimpi gw adalah punya teleskop bintang sendiri *well, gw IPA yang berjiwa IPS tapi suka dengan yang namanya keajaiban alam* dan punya peta langit. akhir tahun kemarin, pas gw ke Gramedia, ada buku impor tentang astronomi, wuih keren banget, lumayan besar dan tentunya berwarna, aduuh ngiler mana ada 2 buku lagi, tapi sayangnya harganya unreasonable buat kantong gw hiks hiks. semoga suatu hari pemerintah kita juga menyadari keberadaan polusi cahaya ini, pengurangan cahaya di malam hari, selain bisa untuk menjadi sarana pembelajaran tentang luar angkasa juga bisa menghemat listrik, karena persediaan listrik juga makin harinya makin berkurang, lumayan kan kalau misal di 1 rumah kalau malam gg menyalakan lampu. ayo lestarikan langit kita, agar nanti anak cucu kita saat bertadabur alam, berkemah di hutan ambil airnya di mata air, menghirup udara bersih sambil menatap ke keajaiban diatas kepalanya, mulai dari yang termudah, kalau tidur mari matikan lampu.
xxxChuu original by ra~ccon.

Today's Quote : "Sejak kapan dan sampai kapan bintang selalu bersinar. Apakah ada awal dan akhir dalam sinar mereka. Kalau dia sampai kehilangan kilauannya. Apakah dia akan merasa kesepian di langit malam yang gelap". Stars in My Heart

6 komentar:

  1. Oh, great, I can't see the supermoon moment, cloudy here on Bandung... :(

    I waited it 'till 10 pm, and what I see is just cloud up there... :(

    BalasHapus
  2. araa zannen to kawai so ne,
    oh my, you missed such a beautiful moment
    fortunately, yesterday, sky was clear ^^
    uuh, the moon looked so big and beautiful

    BalasHapus
  3. Wow, was it really that big? I mean, bigger than the usual (daily) appearance?

    Have you seen "The Bruce Almighty" movie? When Bruce (Jim Carrey) was seducing his girlfriend (Jennifer Aniston) by pulling the moon closer --well, he's a "god", anyway--, the moon looks very close, very big.

    BalasHapus
  4. Yaa ... it's bigger than usual and its shine so bright, shining the atmosphere, oh it was like a magical scenery, hontou ni kawaii deshita.

    yup, I've seen that, but the moon not as big as in the movie hhaha
    hmm ... in usual fullmoon, its as big as Rp 100 coin, yesterday its as big as Rp 500 coin, LOL what a weird analogy.

    BalasHapus
  5. Huahahaha, hell yeah, I think that's a great analogy! :D
    At least I can imagine it. ^_^

    BalasHapus
  6. thankyou :) now you can see the different right,
    I hope I can see Supermoon in 14 November 2016, well that's the date which predicted where the next supermoon appear again.

    BalasHapus

Hoya ^^ terima kasih telah berkunjung.
Kurang berkenan ? silahkan berkritik.
Kurang greget ? saran akan selalu diterima :)
Komentar yang masuk saya moderasi, jadi tidak langsung muncul di kotak komentar :)